javascript:void(0)

Selasa, 06 Oktober 2009

Silabubus AN

G. JURUSAN ADMINISTRASI NEGARA

Pengertian

Jurusan Administrasi Negara (JAN) adalah sebuah unit pelaksana kegiatan belajar dan mengajar mengenai ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang segenap proses penyelenggaraan yang dilakukan oleh aparatur pemerintah suatu Negara, untuk mengatur dan menjalankan kekuasaan Negara, guna menyelenggarakan kepentingan umum.

Visi Jurusan

Menjadi Program Studi unggulan dibidang ilmu admnistrasi Negara Indonesia Pada tahun 2020 yang berfokus pada analisis kebijakan otonomi daerah.

Misi Jurusan

Menyelenggarakan pendidikan bidang administrasi Negara untuk menghasilkan alumni yang memiliki keahlian di bidang administrasi Negara yang berkualitas tinggi, dapat diserap oleh pasar kerja, mengembangkan penelitian yang berfokus pada analisis kebijakan otonomi daerah, serta memberi kontribusi pada masyarakat luas.

Tujuan

  1. Menghasilkan sarjana Administrasi Negara berkarakter Islami dan menjunjung tinggi etika bidang keahlian
  2. Mengahasilkan sarjana Administrasi Negara yang memiliki keunggulan akademik yang kompetitif
  3. Menghasilan sarjana Administrasi Negara yang mampu memberikan solusi sistem birokrasi pada kehidupan sosial-kultural lembaga pemerintahan.
  4. Menghasilkan sarjana Administrasi Negara yang memiliki kemampuan menerapkan ilmu Administrasi Negara untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kompetensi

  1. Mampu memahami prinsip-prinsip dan konsep-konsep dasar administrasi negara, serta manpu mengimplementasikannya dalam kehidupan, baik lingkup nasional, regional, maupun internasional.
  2. Mampu menjadi tenaga terdidik pada lingkup eksekutif, legislatif, dan kemasyarakatan.
  3. Mampu menjadi praktisi pada instansi pemerintah.
  4. Mampu melakukan inovasi-inovasi administrasi Negara dalam kerangka perubahan sosial dalam lingkungan pemerintahan.

Prospek Lulusan

  1. Sebagai tenaga pengajar/pendidik dalam bidang administrasi Negara pada instansi pendidikan.
  2. Sebagai tenaga praktisi dan birokrat pada lingkup pemerintahan pusat dan daerah.
  3. Sebagai politisi, pengurus partai, dan anggota dewan, baik di DPRD, DPR, dan DPD.

Mata Kuliah Jurusan Administrasi Negara:

1. Qur’an Hadis : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat memahami dasar-dasar, konsep tentang al-Qur’an dan Hadits sebagai sumber ajaran dan pondasi keilmuan Islam.

Topik Inti:

Pendahuluan/pengantar; al-Qur’an sebagai bukti kebenaran Islam: pengertian al-Qur’an (bahasa dan Istilah), Nama-nama lain al-Qur’an, otensitas al-Qur’an, bukti-bukti kebenaran al-Qur’an; Tema-tema pokok al-Qur’an: pengertian tema-tema pokok al-Qur’an, tema-tema pokok al-Qur’an; Posisi al-Qur’an dalam Studi Keislaman: al-Qur’an sebagai sumber berbagai disiplin ilmu pengetahuan, aliran-aliran dalam Islam dan hubungnnya dengan al-Qur’an; al-Qur’an sebagai sumber ajaran Islam: fungsi al-Qur’an, unsur budaya/nalar dalam memahami al-Qur’an, dan penalaran dalam ijtihad; al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan: pengertian ilmu pengetahuan, korelasi antara pernyataan-pernyataan ilmiah al-Qur’an dan ilmu pengetahuan, dan ilmu-ilmu al-Qur’an; al-Hadis dean pertumbuhannya: pengertian al-Sunnah, faktor-faktor yang mendukung periwayatan al-Sunnah, sejarah pertumbuhan dan perkembangan al-Sunnah; kedudukan dan fungsi al-hadits: kedudukan al-Hadits sebagai dasar tasyri’, fungsi al-Hadits terhadap al-Qur’an; jenis Hadits dan Kehujjjahannya: jenis hadits, kehujjahan Hadits; sebab-sebab keraguan terhadap hadits: sebab karena jumlah, dan sebab keraguan karena masa penulisannya; dan bagaimana memahami9 al-Sunnah: pemahaman Sahabat mengenai al-Hadits, dan pembagian al-Sunnah, al-Hadits dan al-Khobar.

Referensi a.I.: Abudin Nata, Al-Qur’an dan Hadits; HM. Quraish Shihab, Membumikan al-Qur’an; Fazlur Rahman, Tema-tema Pokok al-Qur’an; Atang Abdul Hakim dan Jaih Mubarok, Metodologi Studi Islam; Endang Soetari, Ilmu Hadits; Fathurrahman, Ikhtishar Musthalah al-Hadits.

2. Ilmu Akhlak : 2 sks

Tujuan:

Membekali mahasiswa tentang dasar-dasar akhlak Islami agar mereka berakhlak Islami dalam kehidupan sehari-hari baik dalam pengembangan profesinya maupun perannya dalam kehidupan di masyarakatnya.

Topik Inti:

Pengertian akhlak, etika, dan moral; Landasan normatif, filosofis, ilmiyah, dan metodologis; Wilayah kajian akhlak; Pembagian akhlak dan macam-macamnya; Indikataor akhlak baik dan buruk berdasar agama, filsafat, ilmu, dan budaya; Potensi Insani dalam mewujudkan baik dan buruk; Hubungan aqidah, syari’ah IPTEK, dengan akhlak; Rekaman al-Qur’an tentang peran individu yang berakhlak baik dan buruk; Peran individu yang berakhlak baik dan buruk dalam perjalanan sejarah umat; Faktor pembangkit akhlak baik dan buruk; langkah-langkah menumbuhkan akhlak yang baik; Aplikasi akhlak baik dalam ibadah ritual, aktivitas pendidikan, ekonomi, hukum, politik, seni budaya, kemasyarakatan; kesehatan dan lingkungan; Implikasi akhlak baik dan buruk dalam kehidupan realitas; pertanggungjawaban akhlak baik dan buruk di hadapan Tuhan, umat manusia, dan lingkungan; Implikasi akhlak baik dan buruk dalam kehidupan realitas.

Referensi a.I.: Al-Ghazali, Ihya “Ulum al-Din/Al-Ghazali, Al-Munqidz min al Dhalal; Al-Ghazali, Al-Tibru wa al-Masbuk fi al-Nashihah al-Muluk; A. Amin, Etika (ilmu akhlak); Hamzah Ya’kub, Etika Islam Pembinaan Akhlaqulkarimah.

3. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memahami dan menghayati dasar dan falsafah Negara Pancasila dan UUD 1945 serta mengetahu dan memahmi hakikat kediriannya sebagai warga negara dan menjadi warga negara yang cerdas bertanggungjawab dan berkeadaban (good citizen).

Topik Inti:

Pengertian, kedudukan fungsi, tujuan dan landasan pendidikan kewarganegaraan; identitas nasional; negara dan kewarganegaraan; Konstitusi; pemerintahan dan hubungan sipil-militer; hubungan agama dan negara; masyarakat madani; demokrasi; dan Hak Asasi Manusia.

Referensi a.I.: A. Ubaidillah et al, Pendidikan Kewarganegaraan: Demokrasi, HAM & Masyarakat Madani; Hazairin, Demokrasi Pancasila; Ismail Sunny, Mekanisme Demikrasi Pancasila; Dardji Darmodiharjo, Orientasi Singkat Pancasiula; Nugroho Notosusanto, Proses Perumusaan Pancasila; A.A. Sahid Gatara, Ilmu Politik: Memahami dan Menerapkan; Miriam Budiardjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik.

4. Bahasa Inggris : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa bisa menggunakan bahasa inggris secara aktif baik dalam tujuan mencari referensi guna pengembangan ilmu maupun berbicara secara lisan.

Topik Inti:

Nouns; articles; the uising of linking be; linking verbs; types of verbs; pronouns; five basic tenses; adverbs and their formations; auxilary verbs; conjunction; passive voive; degrees of comparasions; drivatiive words; questions tags; sentences; adverbial clauses, adjective clauses; noun clauses; participal phrases; gerund phrases; infinitive phrases; absolute constructions; abstract noun phrases; appositive phrases.

Referensi a.l.: Alexander L.G. First Things First An Integrated Cause for Beginner; Robert Krohn, English Sentence Structure.

5. Bahasa Arab : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa bisa menggunakan bahasa Arab secara aktif baik dalam tujuan mencari referensi guna pengembangan ilmu maupun berbicara secara lisan.

on diisi tentang tujuan MK tersebut

Topik Inti:

Muqadimah: al-lughah al- 'arabiyyah wa ulumuha; al-kalimah; al-jumlah; al'irab wa al-bina; al-fi'l al-madhi, al-mudhari\wa al-amr, al-muta 'addi, al-lazim, al-ma lum wa al-majhul. al-shahih wa al-mu 'tal, al-jamid, al-mutasharrif, al-ta'ajjub, al-madah wa al-dzam' nun al-taukid ma’a al-fi'l, al-ism al-maushuf wa al-shifah, al-mudzakkar wa al-mu'annats, al-dlomair, al-isyarah.

Referensi a.l.: Hifni Bik Nasif dkk,, Nairn al-Wadhi; Musthafa al-Ghulayani, Jami al-Durus al-Arabiyah.

6. Bahasa Indonesia : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mampu menggunakan bahasa Indonesia, baik dalam percakapan maupun tulisan dengan baik dan benar.

Topik Inti:

Bahasa Indonesia sebagai media komunikasi; Pemakaian ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan; Penggunaan Bahasa Indonesia yang baku; Masalah kita; Seluk beluk kalimat; Menyusun alinea; Analisis teks; Mengenal cara menyusun keterangan; Tahap awal penyusunan karangan; Penyusunan karya ilmiah; Penyusunan skripsi/buku; Penyusunan teks pidato.

Referensi a.l.: Gorrys Keraf, Komposisi, Flores, Nusa Indah, 1971; Yus Badudu, Indonesia dalam Pembinaan di TV, Bandung, Pustaka Prima, 1978.

7. Pengantar Ilmu Administrasi Negara : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mampu penjelaskan konsep dasar ilmu administrasi negara, pertumbuhan administrasi negara, sampai pada perkembangan paradigma administrasi negara sekarang ini.

Topik Inti:

Pengertian, sejarah pertumbuhan, paradigma adminstrasi negara, berbagai aliran/teori dalam administrasi negara, keterkaitan antara administrasi negara dengan ilmu-ilmu sosial lainnya, berbagai nilai dalam administrasi negara, sistem administrasi negara.

Referensi a.l.: Gerald E. Caiden, Public Administration, second edition. California. Polisaders Publishers. H. George Frederickson, Administrasi Negara Baru (terjemahan). Jakarta. LP3ES. Nikolas Henry, Administrasi negara dan Masalah-masalah Kenegaraan. Jakarta. CV. Rajawali. Qwen E. Hughes, Public Management and adminstration an Intorductuion. New York. St. Martiu’s. Drs. Ali Mufiz, Pengantar Adminsitrasi Negara. Jakarta. Universitas Terbuka. Felix A. Nigro & Llyod G., Modern Publik Administration. New York. Harper & Row Poblisher. Prof. Pamudji. Ekologi Administrasi Negara. Jakarta. CV. Haji Masagung. Drs. Miftah Thaha, Dimensi-dimensi Prima Ilmu Administrasi Negara. Jakarta. Rajawali. Drs. Miftah Thaha, Perubahan Paradigma Administrasi Publik. Makalah disampaikan dalam lokakarya kurikulum Jurusan Ilmu administrasi Fisip-Unhas, Makasar. Prof. Bintoro Tjokroamidjojo, Pengantar Administrasi Pembangunan. Jakarta. LP3ES.

8. Filsafat Ilmu : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tentang hakikat ilmu dan pengetahuan.

Topik Inti:

Pengertian filsafat ilmu: definisi filsafat, definisi ilmu, defdinisi filsafat ilmu; Ruang lingkung pembahasan filsafat ilmu: Ontologi, epistemologi, aksiologi; Asal mula filsafat; Sifat dasar filsafat: berpikir radikal, mencari azas, dan memburu kebenaran, mencari kejelasan, dan berpikir rasional; ontologi dan epistemologi filsafat ilmu: Hakikat pengetahuan filsafat ilmu, struktur filsafat ilmu, objek pengetahuan filsafat ilmu, dan ukuran kebenaran pengetahuan filsafat ilmu; aksiologi filsafat ilmu: kegunaan pengetahuan filsafat ilmu, cara filsafat menyelesaikan masalah, cara orang umum menilai.

Referensi a.I.: Jan Hendrik Rapar, Pengantar Filsafat, Bandung: Kanisius, 1996; Ahmad Tafsir, Filsafat Ilmu: Mengurai Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Pengetahuan, Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2004; Jujun S. Suriasumantri, Filsafat IIlmu Sebuah pengantar Populer, CV. Muliasari, 1996; Sudarto, Metode Penelitian Filsafat, Jakarata: RajaGrafindo Persada, 1997; Endang S. Anshari, Ilmu, Filsafat dan Agama, Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1987.

9. Administasi Usaha-Usaha Negara : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memahami dan mampu menjelaskan tentang administrasi usaha-usaha negara.

Topik Inti:

Pengertian administrasi usaha-usaha negara: definisi administrasi, definisi administrasi administrasi usaha-usaha negara; ciri-ciri administrasi usaha-usaha negara; peranan dan fungsi administrasi usaha-usaha negara; perkembangan perusahaan milik negara; Bentuk-bentuk Badan Usaha Milik Negara; Tata cara pembinaan dan pengawasan Badan Usaha Milik Negara; Bank Milik Pemerintah; Peranan Kebijakan pemerintah dalam pembangunan ekonomi; Perusahaan Milik Daerah.

Referensi a.I.:

10. Ekologi Administrasi : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan mengenai ekologi dan permasalahnnya yag meliputi lingkungan hidup (Environment), faktor-faktornya, dan administrasi lingkungan.

Topik Inti:

Pengertian Ekologi dan permasalahnya secara ekologis; pertumbuhan ekologi administrasi negara; faktor-faktor ekologis yang beraspek alamiyah; aspek kemasyarakjtan yang meliputi IPOLISOSBUDMIL; Ekologi administrasi negara dan pembangunan; Ekologi Administrasi negara dan Interaksi Manusia; Peranan ekologi adiministrasi negara terhadap Pembangunan.

Referensi a.I.: Ermaya Suradinata, Administrasi Lingkungan dan Ekologi Pemerintahan dalam pembangunan, Bandung: Ramadhan Citra grafika, 1993; Pamudji, Ekologi Administrasi Negara, Jakarta: Bina Aksara, 1989.

11. Manajemen Strategik : 3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan manajemen strategik yang sangat diperlukan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan manajerial.

Topik Inti:

Pendahuluan; Konsep dasar manajemen strategik; Perumusan Visi dan Misi organisasi; Analisa dan diagnosa lingkungan internal; Analisis dan Diagnosis lingkungan Eksternal; Analisis SWOT; Menentukan tujuan dan sasaran organisasi; Menentukan tujuan dan sasaran organisasi; issue strategis; alternatif strategi; perumusan strategi; evaluasi dan kontrol strategi.

Referensi a.I.: Agustinus Sri Wahyudi, Manajemen Strategik: Pengantar Proses Berpikir Strategik, Jakarta: Bina Rupa Aksara, 1996; Cliff Bouwman, Manajemen Strategik, Bandung: Ganeca Exact, 1993; David Foulker & Gerry Johnson, Strategi Manajemen, Jakarta: Elex Media Komputindo, 1995; Suwarsono, Manajemen Strategik: Konsep, Alat Analisa dan Konteks, Yogyakarta: UPP-MUP-YKPN, 1994.

12. Administrasi dan Organisasi Internasional : 3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan kegiatan administrasi organisasi internasional.

Topik Inti:

Pengertian Administrasi dan organisasi internasional; Hubungan antara admionistrasi internasional dengan organisasi internasional; Penggolongan organisasi internasional; sejarah perkembangan Administrasi dan Organisasi Internasional; Sejarah Perkembangan Perserikatan Bangsa-Bangsa; PBB sebagai salah satu bentuk Organisasi Internasional; Sejarah ASEAN.

Referensi a.I.:

13. llmu Fiqh/Ushul Fiqh : 2 sks

Tujuan:

Mahasiswa diharapakan dapat memahami dan menganalisis tentang ushul fiqh serta dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Topik Inti:

Beberapa pengertian yang berkaitan dengan ilmu fiqh; objek ilmu fiqh; hubungan ilmu fiqh dengan ilmu lainnya; pembidangan ilmu fiqh; sumber-sumber ilmu fiqh; kaidah-kaidah fiqhiyah; kaidah ushuliyah; hakim dan perbuatan hukum; hukum taklifi; hukum wad’i; kecakapan hukum/mahkum alaih; pilihan hukum; perbedaan pendapat para ulama; aliran-aliran di dalam fiqh; perkembangan ilmu fiqh; beberapa teori pelaksanaan fiqh/hukum Islam.

Referensi a.I.: A. Djazuli, Ilmu Fiqh (sebuah pengantar); Jaih Mubarok, Hukum Islam; M. Noer Asjik, Sejarah Perundang-Undangan Islam; Muslih Usman, Kaidah-Kaidah Ushuliyah dan fiqhiyah; Mukhtar Yahya dan Faturahman, Dasar-Dasar Pembinaan Hukum Islam.

14. Asas-Asas Manajemen : 2 sks

Tujuan

Agar mahasiswa dapat mengetahuai, memahami berbagai konsep dan praktik manajemen dalam konteks dunia yang kompleks, dinamik dan global.

Topik Inti:

Ruang lingkup Asas-asas manajemen, objek kajian, dan kegunaannya; pengertian administrasi, objek administrasi, dan unsur-unsur administrasi; pengertian manjemen, prinsip-prinsip manajemen, tingkatan manajemen dan macam-macam manajemen; Mismanajemen, birokratisme, efesiensi dan efektivitas; Wewenang (authority): pengertian, macam-macam, dan tanggung jawab; Fungsi-fungsi manajemen: planning, organizing, actuating, dan controling; Planning dan sifat-sifatnya; Organisasi: pengertian; dasar dan unsur organisasi, bentuk dan asas-asas organisasi; Kepemimpinan: fungsi pemimpin, tipe-tipe pemimpin, teori-teori kepemimpinan, dan tugas pemimpin; Pengendalian: pengertian, tujuan, dan objek pengendalian.

Referensi a.I.: Drs. Soekarno K., Dasar-dasar Manajemen; Drs. M. Manullang, Dasar-dasar Managemen; Soewarno Hadayaningrat, Pengantar Studi Administrasi dan Management; Eugene Benge, Pokok-Pokok Manajemen.

15. Pengantar Sosiologi Antripologi : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mengetahui dan memahami sosiologi dan antropologi dalam perkembangan masyarakat dan manusia, dan guna keduanya bagi pembangunan.

Topik Inti:

Pengertian sosiologi dan antropologi; teori-teori sosiologi, struktur sosial, institusi sosial, perubahan sosial, gender dan cabang-cabang sosiologi; fase perkembangan antropologi; metode ilmiah dari antropologi; hubungan antropologi dengan ilmu-ilmu lain; makhluk manusia dan kebudayaan; kepribadian dan masyarakat; teori-teori evaluasi kebudayaan; Dinamika masyarakat dan kebudayaan; Aneka ragam kebudayaan dan masyarakat; Cabang-cabang spesialisasi dalam antropologi; Antropologi terapan dalam dalam pembangunan; Antripologi sosial dalam pembangunan.

Referensi a.I.: Doyle Paul Johnson, Sociological Theory: Classical Founders and Contemporary Perspektive, New York: John Wiley & Sons; Jack D. Douglas, Introduction to Sociology: Siutuations and Structure, New York: The Free Press; Kamanto Sunarto, Pengantar Sosiologi, Jakarta: FE UI; Koentjaraningrat, Sejarah Teori Antripologi, Jakarta: UI Press; Koentjaraningrat, Pengantar Antropologi, Jakarta: Rienaka Cipta.

16. Sistem Ekonomi Indonesia : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa memahami dengan baik dan mampu menjelaskan, emnganalisis serta menguraikan peluang dan tantangan perekonomian Indonesia, baik berbagai aspek domestik mapun berbagai aspek dari sektor luar negeri, baik pada masa lalu, sekarang dan terutama mampu memprediksi tantangan dan peluang pada masa depan.

Topik Inti:

Pengantar, gambaran makro dan indikator perekonomian Indonesia, struktur perekonomian, kebijakan moneter dan fiskal, perdagangan luar negeri dan keuangan internasional, globalisasi ekonomi, desentralisasi dan otonomi daerah.

Referensi a.l.: Lincolin Arsyad, Pengantar Perencanaan dan Pembangunan: Ekonomi Daerah. Yogyakarta. BPFE. Dumairy, Perekonomian Indonesia. Jakarta. Erlangga. Carunia M. Firdaus, Indonesia Menapak Abad 21: Kajian Ekonomi Politik. Jakarta. Millenium Publisher. ISEI, Membangun Ekonomi Daerah yang Kompetitif dan Efisien dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional untuk Memperkokoh Kesatuan Bangsa. Prosiding ISEI XIV Makasar. Jakarta. Cess. Tulus Tambunan, Perekonomian Indonesia: Beberapa Issu Penting. Jakarta. GI.

17. Sistem Administrasi Negara Indonesia : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mampu menjelaskan administrasi negara sebagai suatu sistem dan peranan administrasi negera dalam sistem pemerintahan Indonesia, mampu memahami kedudukan lembaga-lembaga negara, dan mampu menganalisis fungsi pemerintah dalam penyelengaraan pemerintahan negara yang bercirikan Good Governance.

Topik Inti:

Pendekatan sistematik dalam administrasi negara, peranan administrasi negara dalam sistem pemerintahan negara Indonesia, kedudukan dan fungsi kelembagaan negara dan kelembagaan pemerintah, ketatalaksanaan pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintah, pembangunan kualitas dan kompetensi aparatur dalam manajemen pemerintahan, sistem administrasi negara Indonesia yang bercirikan Good Governance, akuntabilitas dan kontrol birokrasi, fungsi pemerintah dan pelayanan publik, desentralisasi dan demokratisasi penyelenggaraan pemerintahan, pengaruh lingkungan strategis dalam sistem birokrasi pemerintahan.

Referensi a.l.: LAN RI, Sistem Administrasi Negara Indonesia, jilid 1. Jakarta. Gunung Agung. LAN RI, Sistem Administrasi Negara Indonesia, jilid 2. Jakarta. Gunung Agung. PERSADI, Pembangunan Administrasi Indonesia. Jakarta. LP3ES-PERSADI. J. Widodo, Good Governance: Akuntabilitas dan Birokrasi dalam Era Desentralisasi dan Otonomi Daerah. Surabaya. Insan Cendikia.

18. Hukum Tata Negara : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mengerti, memahami dan menghayati tentang tata aturan perundang-undangan negara sehingga diharapkan dapat melaksanakan dan menjalankan undang-undang sebagai warga Negara yang baik.

Topik Inti:

Teori dan praktik Hukum tata Negara Positif RI yang terdiri dari beberapa pokok bahsan dan sub bahasan yaitu: pendahuluan; mempelajari dan membahas kedudukan Hukum Tata Negara dalam kurikulum nasional Fakultas Hukum, definisi, objek dan metode Hu-kum Tata Negara; Hubungan antara HTN dengan cabang-cabang ilmu hukum lainnya; Manfaat HTN dalam hubungannya dengan Hukum Administrsi Negara dan perbandingan HTN; Dibahas pula sumber hukum pada umumnya dan sumber HTN Indonesia; Asas HTN; Sejarah ketatanegaraan dan wilayah negara Republik Indonesia.

Referensi a.l. : Kusnardi, Moch dan Harmaily Ibrahim, Pengantar Hukum Tata Negara Indonesia; Lubis Solli, Asas-asas Hukum Tata Negara.

19. Organisasi dan Manajemen : 3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat mengetahui dan menjelaskan konsep dasar, teknik dan proses manajerial dalam berbagai kegiatan organisasi dan manajemen.

Topik Inti:

Setting organisasi dan manajemen, organisasi non profit, organisasi publik, organisasi bisnis, kriteria, klasifikasi, tipe dan masalah organisasi, prinsip-prinsip organisasi dan manajemen, tugas manajerial, manajemen Jepang, manajemen Amerika, teori Z, organisasi dan manajemen masa datang.

Referensi a.l.: Fremon E Kost & James E Rosenweing, Organisasi dan Manajemen, jilid I dan II. Jakarta. Bumi Aksara. Marian S. Arief, Organisasi dan Manajemen, jilid I dan II. Jakarta. Universitas Terbuka Karunika. William Ouchi, Teori Z. Aksara Persada. J. Salusu, Pengambilan Keputusan Strategik. Jakarta. PT. Gramedia. Sutarto, Dasar-dasar Organisasi. Jakarta. Gajah Mada University Press.J. Winardi, Teori Organisasi dan Pengorganisasian. Jakarta. RajaGrafindo Persada.

20. Perilaku Organisasi : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mampu memahami berbagai wujud perilaku manusia dan permasalahannya dalam lingkungan organisasi.

Topik Inti:

Pengertian perilaku organisasi, konsep-konsep dasar dan sasaran/unit analisis studi perilaku organisasi, sejarah perkembangan ilmu perilaku organisasi, dimensi-dimensi/faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan perilaku individu, dimensi persepsi, dimensi sikap, dimensi motif dan motivasi, kelompok dan perilaku kelompok dalam organisasi, sikap kerja dan kepuasan kerja, kekuasaan, kewenangan dan pengaruh dan aspek politik dalam organisasi, kinerja (performance), evaluasi kerja dan imbalan, stres dan pengembangan kreativitas dalam organisasi, manajemen konflik.

Referensi a.l.: Abi Sujak, Kepemimpinan Manajer (Eksistensintya dalam Perilaku Organisasi). Jakarta. Rajawali. Keith Davis & John W. Newstrom, Perilaku dalam Organisasi-jilid 1 dan 2. Jakarta. Erlangga. James L Gibson dkk., Organisasi, Perilaku Struktur Proses- jilid 1 dan 2. jakarta. Binarupa Aksara. Indriyo Gitosudarmo & I Nyoman Sudita, Perilaku Keorganisasian- edisi Pertama. Yogyakarta. BPFE. Adam Ibrahim Indrawijaya, Perilaku Organisasi. Bandung. Sinar Baru.

21. Sistem Informasi Manajemen : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat menjelaskan beberapa pengertian atau konsep yang berkaitan dengan SIM.

Topik Inti:

Pengertian dan evolusi SIM, konsep sistem, peranan Sistem Informasi dalam organisasi, perbandingan sistem manusia dan mesin sebagai pengolah informasi, organisasi dan manajemen, struktur SIM, manajemen data base dan pemroresan data, manajemen informasi untuk manajer tingkat atas, manajemen informasi untuk manajer tingkat menengah, manajemen informasi untuk manajer tingkat bawah, manajemen informasi untuk e-Goverment.

Referensi a.l.: Gordon Davis, Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen-buku I dan II Seri Manajemen No. 90 A. Jakarta. Pustaka Binaman Pressindo. Rikardus Eko Indrajit, Elektronic Goverment: Strategi Pembangunan dan Pengembangan Sistem pelayanan Publik Berbasis Teknologi Digital. Yogyakarta. Penerbit Andi Yogyakarta. Iouise K. Compfort, Information Management for Complex Dynamic Systems- makalah yang dipresentasikan dalam Public Administration Theory. Leiden University. Network Conference. Kenneth L. Kraemer, Managing Information Systems- dalam James L. Perry, Handbook of Public Adminsitration. San Francicci. Jossey-Bass Publisher. Klaus Lenk, Information System in Public Administration: When Will We Ask the Righ Question?- makalah dipresentasikan dalam Public Administration Theory Network Conference. Leiden University. Drs. Moekijat, Pengantar Sistem Informasi Manajemen- cet. IV. Bandung. Remaja Rosdakarya. Robert G. Murdick dkk., Sistem Informasi untuk Manajemen- edisi III. Jakarta. Erlangga. Prof. Dr. Siagian S.P., Sistem Informasi untuk Pengambilan Keputusan. Jakarta. Haji Masagung.

22. Hukum Administrasi dan Wewenang : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat melakukan penilaian atas perbuatan hukum yang dilakukan oleh para subjek hukum administrasi negara sekaligus dapat menerapkan pengetahuannnya tentang berbagai konsep Hukum Administrasi Negara sebagai tertib administrasi serta dalam mewakili kepentingan umum para subjek Hukum Administrasi Negara dalam kemungkinan sengketa hukum administrasi negara yang terjadi.

Topik Inti:

Pengertian hukum administrasi negara, perkembangan hukum administrasi negara dalam studi tentang kehidupan bernegara dan berpemerintahan, objek dan subjek Hukum Administrasi Negara, asas Hukum Administrasi Negara dan keberlakuan, sumber dan bagian-bagian Hukum Administrasi Negara, perbuatan hukum para subjek HAN, keberlakuan dan akibat hukumnya, perbuatan Hukum Administrasi Negara otonomi, hukum otonomi daerah, proses ligitasi Hukum Administrasi Negara, penugasan terkendali.

Referensi a.l.: Drs. Faried Ali, SH., MS., Hukum Tata Pemerintahan dan Proses Legislatif Indonesia. Jakarta. Rajawali Press. Bachsan Mustafa, SH., Pokok-pokok Hukum Administrasi Negara. Bandung. Alumni. M. Nata Saputra, SH., Hukum Administrasi Negara. Jakarta. Rajawali Press. Muchsan, SH., Pengantar Administrasi Negara Indonesia. Yogyakarta. Liberty. Prof. Prayudi Admosudirjo, Hukum Administrasi Negara. Jakarta. Rajawali Press. Victor M. Situmorang, SH. dan Dra. Cosnmotyn Sitanggang, Hukum Administrasi di daerah. Jakarta. Sinar Grafika. Undang-Undang tentang kepegawaian, Undang-Undang tentang perpajakan, Undang-Undang tentang pertambangan, Undang-Undang tentang keagrariaan, Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah.

23. Etika Administrasi : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan ruang lingkup etika administrasi (negara), nilai-nilai perbuatan manusia yang baik/tidak baik menurut aliran-aliran perbuatan manusia yang baik/tidak baik menurut aliran-aliran kefilsafatan tentang hakekat manusia kebajikan dan macam-macamnya, nilai luhur keadilan, asas-asas etis yang pokok dalam administrasi (negara), jenis-jenis dan sebab-sebab terjadinya korupsi, kolusi dan nepotisme serta usaha-usaha penanggulangannya, etos kerja, integritas/komitmen birokrat, hati nurani serta peranannya sebelum/selama/sesudah manusia berbuat baik-tidak baik.

Topik Inti:

Pentingnya dan pengertian etika administrasi, bidang studi dan ruang lingkup etika administrasi negara, nilai-nilai perbuatan manusia yang baik/tidak baik berdasarkan aliran-aliran kefilsafatan tentang hakekat manusia, kebajikan sebagai potensi perbuatan susila, keadilan sebagai salah satu kebajikan dan nilai luhur, azas-azas etis yang pokok dalam administrasi negara, kode etis administrasi dan etik kerja, kebijaksanaan publik mengandung konsekuensi moral, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, hati nurani manusia dan peranannya serta etika dalam birokrasi pembangunan.

Referensi a.l.: BP-7 Pusat, Bahan Penataran P-4, pancasila/P-4. Jakarta. BP-7 Pusat. N. Driyakara, Percikan Filsafat. G. Kartasasmita, Etika Birokrasi dalam Administrasi Pembangunan-Tantangan Menghadapi Era Globalisasi. Jakarta. Bappenas. K. Kernaghan dan D.P. Dwivedi, Ethics in the Public Service; Comparative Perspektives. Drussel International Institute of Administrative Science. W. Kumorotomo, Etika Administrasi Negara. Jakarta. CV. Rajawali. La Nafie, Penghayatan dan Pengamalan Norma-norma Moral dalam upaya peningkatan Mutu Pelaksanaan Otonomi Daerah-Tantangan dalam Menghadapi Era Globalisasi. Orasi ilmiah pada Upaca Dies Natalis XVIII, Unidayan Bau-Bau, 28 Januari 2002. Poedjawiyatna, Etika-Filsafat Tingkah Laku. Jakarta. Rineka Cipta. The Liang Gie, Etika Administrasi Pemerintahan. Jakarta. Depdikbud Universitas Terbuka. G. Starling, Strategies for policy Making. Chicago. The Dorsey Press. Muh. A. Al-Buraey, Landasan Alternatif Administrasi Pembangunan (diterjemahkan oleh A.N. Budiman). Bab 2. Manusia dan Pembangunan. Jakarta. CV. Rajawali. James S. Bowman, Ethics in Goverment: A National Survey of public Administrators in public Administrator Review. O.P. Simorangkir, Etika Jabatan. Jakarta. Aksara Persada. S. Southard, Ethics for Executives. New York. Corner Stone Library.

24. Manajemen Sumber Daya Manusia : 3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mampu menjelaskan pengertian, fungsi-fungsi dan beberapa metode dalam manajemen SDM, baik dalam pendekatan makro maupun pendekatan mikro.

Topik Inti:

pengertian dan ruang lingkup SDM, perencanaan SDM (PSDM) dan sistem informasi (SIM-SDM), analisis pekerjaan, deskripsi dan desain pekerjaan, rekruitmen SDM, seleksi SDM, pengembangan SDM, perencanaan dan pengembangan karier, prestasi dan kompensasi kerja, konflik dan cara mengatasinya, proses pemberhentian dan pelayanan pegawai.

Referensi a.l.: H. John Bernadin & Russel Joicew E.A., Human Resource Management. Singapura. McGraw. Presiden RI, Propenas 2000-2004. jakarta. Sinar Grafika. Ranipandjo Heidjarahman, Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta. BPPE. Henry Simamora, Manajemen Sumber Daya Manusia. STIE YKPN.

254. Administrasi Keuangan Negara : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mampu menjelaskan proses, menerapkan/melaksanakan dan menganalisis pengurusan keuangan.

Topik Inti:

Pengertian administrasi keuangan, landasan hukum dan kewenangan pengurusan keuangan, sumber penerimaan dan objek pembelanjaan negara, anggaran negara, penyusunan anggaran, bendaharawan, pelaksanaan anggaran, sistem pembayaran, pengawasan keuangan, perhitungan anggaran.

Referensi a.l.: Abdullah, SE., Sistem Administrasi Keuangan. Jakarta. Karunia. H. Hadi, Administrasi Keuangan Republik Indonesia. Jakarta. Gaya Baru. Azmy Achir, MN., Masalah Pengurusan Keuangan- jilid 2. Bandung. Yulianti. Basir Barthos, pengetahuan Anggaran Negara. Jakarta. Bumi aksara. M. Ichwan, Administrasi Keuangan Negara. Yogyakarta. Liberty. Arifin P. Soeria Atmadja, Mekanisme Pertanggungjawaban Keuangan Negara. Jakarta. Gramedia. S. Belopadang, Administrasi Keuangan Negara. Diktat. Kepres 17 dan 18 Tahun 2000.

26. Administrasi Perpajakan : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mengerti arti pajak bagi kehidupan negara, hak-hak perpajakan, sistem-sistem perpajakan, mekanisme perpajakan Indonesia.

Topik Inti:

Pengertian administrasi perpajakan, teori-teori perpajakan, sistem pemungutan pajak, administrasi pelayanan pajak, sanksi perpajakan, hak dan kewajiban perpajakan, mekanisme pelaksanaan PPh, mekanisme pelaksanaan PPNBJ dan PPn BM, mekanisme pelaksanaan PBB, mekanisme pelaksanaan Bea Materai, Bea Perolehan Hak atas tanah dan bangunan, pajak Propinsi, pajak Kabupaten/Kota.

Referensi a.l.: Budiono, Administrasi Perpajakan. Jakarta. STIA LAN Press. Muqodim, Perpajakan. Yogyakarta, Uji Press. Gunadi dkk., Perpajakan. Jakarta. LP-FEUI. Achmad Tjokjono dan Mahagiyani, Perpajakan Indonesia. Jakarta. PT. RajaGrafindo Persada. Mardiatmo, Perpajakan. Slamet Soelarno, Pajak Daerah dan Retribusi. Jakarta. STAI LAN. Sumantri Uwon Gustiawan, Materi Pokok Pajak Petambahan Nilai. Jakarta. Dep Keu RI BPPK, P4. Suwito, Materi Pokok Pajak Penghasilan. Jakarta. Depkeu RI. Ditjen Pajak RI, Kep Ditjen Pajak No. Kep 545/PJ/2002. undang-undang Perpajakan Tahun 2000.

27. Perbandingan Administrasi Negara : 3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat membvandingkan sistem administrasi negara, baik di negara berkembang maupun negara modern melalui beberapa pendekatan.

Topik Inti:

Pengantar studi perbandingan Administrasi Negara, latar belakang dan ruang lingkup perbandingan Administrasi Negara, perkembangan, pendekatan dan fokus perbandingan Administrasi Negara, ekologi Administrasi Negara: suatu pendekatan perbandingan, model-model pendekatan analisis perbandingan, modernisasi Administrasi Negara, Administrasi Negara suatu perbandingan, birokrasi dalam tinjauan perbandingan, masalah administrasi prismatik, administrasi pemerintahan lokal, birokrasi di Indonesia; masalah dan kebijakannya.

Referensi a.l.: Bryant dan White, Manajemen Pembangunan untuk Negara Berkembang. Jakarta. LP3ES. Ferrel Heady, Public Administration; a Comparative Perspektive. Prentive-Hall, Inc. NJ. Englewood Cliffs. Tri Kadarwati, Administrasi Negara Perbandingan. Jakarta. Modul Universitas Terbuka Depdikbud. Ukasah Martadisastra, Perbandingan Administrasi Negara. Bandung. Nova. Pamudji, Ekologi Administrasi Negara. Jakarta. Bina Aksara. Fred W. Riggs, Administrasi Pembangunan: Batas-batas Strategi Pembangunan dan Pembaharuan Administrasi. Jakarta. Rajawali Press. Fred W. Riggs, Administrasi Negara-negara Berkembang; Teori Masyarakat Prasmatik. Jakarta. Rajawali Press. Fred W. Riggs, Administrasi Pembangunan: Sistem Administrasi dan Birokrasi. Jakarta. Rajawali Press. Sukarna, Administrasi Negara Perbandingan- jilid 1. Bandung. Citra Aditya Bakti. H.G. Surie, Ilmu Administrasi Negara; suatu Bacaan Pengantar. Jakarta. Gramedia. Bintiro Tjokroamidjojo dan Mustopadidjaja A.R., Kebijaksanaan dan Administrasi Pembangunan. Jakarta. LP3ES. Myron Wainer, Modernisasi Dinamika Pertumbuhan. Yogyakarta. Gajah Mada University Press.

28. Administrasi Pembangunan : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mampu menjelaskan pengertian, ruang lingkup, dan perkembangan pemikiran ke arah administrasi pembangunan, mampu menjelaskan strategi peningkatan kemamuan administrasi dalam rangka pembangunan, mampu menjelaskan peranan administrasi negara dalam penyelenggaraan pembangunan.

Topik Inti:

Pengertian, ruang lingkup dan perkembangan administrasi pembangunan, pembangunan nasional yang bersifat multi-dimensional, peranan dan fungsi pemerintah dalam pembangunan nasional, hubungan administrasi pembangunan dengan lingkungan politik, ekonomi, sosial budaya, IPTEK dan Hankam. Strategi pembangunan Administrasi Negara, pembaruan Administrasi Negara, fungsi-fungsi administrasi dalam pembangunan nasional, peningkatan kemampuan kelembagaan pemerintah, manajemen pembangunan perkotaan dan pedesaan, partisipasi masyarakat dalam pembangunan, penyelenggaraan administrasi pembangunan di Indonesia.

Referensi a.l.: Coraline Bryant, Manajemen Pembangunan untuk Negara Berkembang. Jakarta. LP3ES. Robert Chamber, Managing Rural Development. USA. Kumarin Press. Joseph W. Eaton, Pembangunan Lembaga dan Pembangunan Nasional. Jakarta. UI Press. Sofian Effensi, Sistem administrasi untuk Pembangunan Berkelanjutan. Dalam Samodra, Pembangunan Berkelanjutan. Yogyakarta. Tiara.

29. Teori Perencanaan Pembangunan : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat menjelaskan beberapa teori pembangunan dalam hubungannya dengan pertumbuhan dan diversifikasi ekonomi pada skala makro/nasional dan daerah, memahami teori-teori pembangunan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan strategi pembangunan nasional dan daerah, mampu menjelaskan peranan penting administrasi publik dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional dan daerah untuk mensejahterakan masyarakat.

Topik Inti:

Pengertian teori, teori pembangunan, perubahan sosial dan pembangunan, indikator pembangunan, latar belakang kemunculan teori modernisasi, teori modernisasi, teori ketergantungan klasik (keterbelakangan), World system Theory, Associated Dependent Development (Cardoso dan Faletto), Dependent Development (Evans), varian dalam teori ketergantungan.

Referensi a.l.: Arif Budiman, Teori Pembangunan Dunia Ketiga. Jakarta. Gramedia. Deddy T. Tikson, Teori Pembangunan: Modernisasi, Keterbelakangan, Ketergantungan. Bahan kuliah. Bjorn Hettne, Teori Pembangunan dan Tiga Dunia. Jakarta. Gramedia.

30. Manajemen Perkantoran : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat menjelaskan dan mengaplikasikan peranan manajemen elektronik dalam kegiatan rutin perkantoran dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan kantor.

Topik Inti:

Pengertian manajemen kantor, produk-produk kantor, tata ruang kantor, efisiensi tata Usaha, pengertian otomatisasi kantor, arsip nasional, aplikasi komputer pada perkantoran, transisi Faz mile, pemanfaatan internet bagi pendidikan, E-mail, problema hasil praktek lapangan.

Referensi a.l.: Prajudi Atmosudirjo, Dasar-dasar Administrasi dan Office Manajemen. Yogyakarta. The Liang Gie, Administrasi Perkantoran Modern- edisi IV. Yogyakarta. Liberty. Kamaruddin, Administrasi Kantor. Bandung. Sinar Baru. Mukijat, Tata Laksana Kantor. Bandung. Alumni. A.S. Munir, Tata Laksana (Manajemen) Perkantoran dan Peranannya. Jakarta. Pradnya Paramitha.sarwoto, Dasar-dasar Organisasi Manajemen. Jakarta. Ghalia Indonesia. Sutarto, Sekretaris dan Tata Warkat. Yogyakarta. Gajah Mada University Press. Mico Perdosi, Membuat dan Mengirim E-Mail. Surabaya. Indah.

31. Metode Penelitian Administrasi : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mampu memahami konsep, pendekatan penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif dan jenis-jenis penelitian yang dapat digunakan dalam menyusun rancangan penelitian dalam bidang Ilmu Administrasi Negara.

Topik Inti:

Konsep, pendekatan dan ruang lingkup penelitian Administrasi, identifikasi masalah dan rancangan penelitian, penelitian Studi Kasus, Survei; masalah dan unsur-unsur penelitian, Survei; unit analisis, populasi dan teknik sampling, Survei; instrumen, skala dan analisis data, desain penelitian kebijakan dan evaluasi, seminar rancangan penelitian (tentative).

Referensi a.l.: Sudarman Danim, Pengantar Studi Penelitian Kebijakan. Jakarta. Bumi Aksara. Fred N. Kerlinger, Azas-azas Penelitian Bihavioral. Yogyakarta. Gajah Mada university. Ann Majchrzak, Methods for Policy Research. Beverly Hills. London. New Delhi. J. Lexy Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung. Remaja Rosdakarya. Masri Singarimbun & Sofian Efendi, Metode Penelitian Survei. Jakarta. LP3ES. Sugiyono, Metode Penelitian Administrasi. Bandung. Alfabeta. Robert K. Yin, Studi Kasus: desain dan Metode. Jakarta. Grafindo Persada.

32. Kebijakan Publik : 3 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa mampu memahami berbagai konsep dan pengertian kebijakan, menjelaskan proses dan prosedur pembuatan kebijakan, memahami berbagai isu aktual kebijakan publik, menjelaskan sistem kebijakan dan siklus kebijakan, yaitu formulasi, implementasi dan evaluasi kebijakan publik.

Topik Inti:

Konsep kebijakan dan latar belakang studi, pengertian dan ruang lingkup kebijakan publik, agenda dan isu kebijakan, proses dan prosedur pembuatan kebijakan, sistem kebijakan publik, perumusan kebijakan publik, model-model pembuatan kebijakan, gaya penetapan kebijakan, implementasi kebijakan; konsep, pendekatan dan model, evaluasi kebijakan; konsep, pendekatan dan metode.

Referensi a.l.: J. Anderson, Public Policy Making: An Introduction. USA. Hougton Miffin Company. Dye thomas R, Understanding Public Policy. New Jersey. Englewood Cliffs. Prentice-Hall, Inc. George C. Edwar III, Implementing Public Policy. Washington D.C.. Congressional Quarterly Press. Islami Irfan, Prinsip-prinsip Perumusan Kebijakan Negara. Jakarta. Rajawali. C. Jones, Pengantar Kebijakan Publik. Jakarta. Rajawali. Stuart S. Nagel, Public Policy, Goal and Methods. New York. St. Martini’s Press. Samodra Wibawa, Kebijakan publik; Proses dan Analisis. Jakarta. Intermedia.

33. Kepemimpinan : 2 sks

Tujuan:

Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar kepemimpinan yang meliputi pengertian, teori-teori, fungsi, tipe/gaya serta pengembangan pemimpin dan kepemimpinan.

Topik Inti:

Pengertian pemimpin dan kepemimpinan, latar belakang munculnya pemimpin, pendekatan terhadap model-model kepemimpinan, tipe dan gaya kepemimpinan seorang pemimpin, fungsi, peranan, aspek kepemimpinan, persyaratan-persyaratan pemimpin, konflik dan kepemimpinan, memilih dan melatih pemimpin, pengembangan pemimpin, nilai-nilai utama budaya daerah, kepemimpinan berdasarkan pancasila.

Referensi a.l.: William A. Cohen, Seni Kepemimpinan. Jakarta. Mitra Utama. Marsudi Eko, Kepemimpinan Pancasila. Pilar Daya Ratna. Kartini Kartono, Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta. Rajawali. John C. Maxwell, Mengembangkan Kepemimpinan di dalam Diri Anda. Jakarta. Bina Aksara. Prof. Pamudji, Kepemimpinan Pemerintahan di Indonesia. Jakarta. Bina Aksara. Prof. Rahman Rahim, Nilai-nilai Utama Kebudayaan Bugis. Ujung pandang. Hasanudin University Press. Dann Sugandha, Kepemimpinan di dalam Administrasi. Bandung. Sinar Baru. Abi Sujak, Kepemimpinan Manajer. Jakarta. Rajawali. YW. Sunindhia & Ninik Widiyanti, Kepemimpinan dalam Masyarakat modern. Jakarta. Bina Aksara. Sutarto, Dasar-dasar Kepemimpinan Administrasi. Yogyakarta. Gajah Mada University Press. Miftah Thoha, Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta. Rajawali. Wahyosumdjo, Kepemimpinan dan Motivasi. Jakarta. Ghalia.

34. Pengantar Ilmu Politik : 2 sks

Tujuan:

Mengembangkan pengetahuan dan pengertian ,ahasiswa tentang politik sebagai ilmu pengetahuan dan politik praktis mahasiswa pada akhir perkuliahan

Topik Inti:

Politik sebagai ilmu pengetahuan dan perkembangan ilmu politik, Definisi ilmu politik dan istilah sistem politik sebagai pengaruh pendekatan tingkah laku terhadap studi ilmu politik (sistem politik = Negara), Pendekatan dan ilmu politik serta hubungan ilmu politik dengan ilmu-ilmu kenegaraan dan dengan ilmu-ilmu social lainnya, Arti dan hakikat Negara serta asal mula Negara, Unsur-unsur formal dan material Negara serta bentuk-bentuk Negara dan pemerintahan, Sejarah perkembangan demokrasi dan konsep-konsepnya, Masa dan ciri pelaksanaan demokrasi di Indonesia, Arti dan fungsi konstitusi serta ciri dan sifat UUD, Pengertian dan perbedaan konvensi disamping UUD, serta UUD yang berlaku di Indonesia, Teori pemisalan / pembagian kekuasaan Negara dan pengaruh ajaran trias politika terhadap penyelenggaraan pemerintah di Indonesia, Konsep perwakilan rakyat, prinsip-prinsip sistem pemilihan umum, fungsi lembaga legislatif dan lembaga legislatif di Indonesia, Lembaga eksekutif di dalam sistem pemerintahan presidensial, parlementer, dan fungsi lembaga eksekutif dan yudikatif dan lembaga yudikatif di Indonesia, Partai politik, kelompok kepentingan, kelompok penekan, pendapat umum, serta perkembangan dan kehidupan politik di Indonesia, Pengertian, unsure-unsur, serta ide dan prinsip hubungan internasional, struktur organisasi internasional ; dan pengertian hukum internasional serta hubungannya dengan hubungan internasional dan politik

Referensi a.l.: Hoogerwerf, A. 1985 Political. Jtk : Erlangga, Merriam, charles E. 1945 Systematic politics. Chicago : Pres, F. Isjwara. 1987 Pengantar Ilmu Politik, Laski, Harold J. 1951 A Grammar Of Politics. London: G. Allen, Flynn James 19..Elements Of Modern Political Science, Jacobsen. GA, MH. Lipman. 1979 Political Science. New York : Barner & Noble, Muchtar Affandi. 1986. Ilmu-ilmu Kenegaraan. Bandung : Fisip Unpad; Gatara, A.A. Sahid. 2009 Ilmu Politik: Memahami dan Menerapkan. Bandung: Pustaka Setia.

35. Sistem Politik Indonesia : 2 sks

Tujuan:

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat mengenali, memahami, menerapkan, menganalisa, mensintetiskan, dan mengevaluasi sistem politik Indonesia.

Topik Inti:

Beberapa pendekatan dalam mempelajari kehidupan politik, Konsep-konsep sistem dan sistem politik, Supra struktur politik Indonesia, Infra struktur politik Indonesia, Fungsi sistem politik Indonesia, Kebudayaan politik Indonesia, Lingkungan sistem politik, Kapabilitas sistem politik Indonesia, Kekuatan-kekuatan politik Indonesia, Mekanisme dan dinamika kehidupan politik dalam sistem demokrasi di Indonesia.

Reference a.l.: Arief Budiman, 1990, State and Civil Society in Indonesia, Australia, Monash Papers. Rusadi Kantaprawira, 1980, Sistem Politik Indonesia, Model suatu Pengantar, Bandung, sinar Baru. Arbi Sanit, 1980, Sistem Politik Indonesia, Penghampiran dan Lingkungan, Jakarta, YIS dan FIS UI. Arbi Sanit, 1981, Sistem Politik Indonesia Kastabilan, Peta Kekuatan Politik, dan Pembangunan, Jakarta, Rajawali. Sukarna, 1979, Sistem Politik Indonesia, Bandung, Alumni. Sukarna, 1990, Pembangunan Politik, Bandung, Mandar Maju.Sukarna, 1990, Sistem Politik 2, Bandung, Cipta Aditya Bakti.

36. Sistem Sosial Budaya Indonesia : 2 sks

Tujuan:

Mengembangkan kemampuan mahasiswa memahami sistem sosial budaya Indonesia dengan menggunakan pendekatan sistem dalam konsep sistem budaya untuk mengidentifikasi, memahami, menganalisis, dan mengevaluasi masalah sosial budaya dikalangan masyarakat majemuk Indonesia sebagai dasar pengembangan landasan kemampuan propesional.

Topik Inti:

Esensi dan ruang lingkup perkuliahan Sistem Sosial Budaya Indonesia, Dasar-dasar teori sistem, Pendekatan sistematik dan masalah Sosial Budaya, Pendekatan teoritis tentang Sistem Sosial Budaya, Struktur Sosial Budaya Indonesia, Kelompok Sosial Budaya di Indonesia, Kelompok etnis di Indonesia, Kelompok Kepentingan, Birokrasi dalam sistem sosial budaya Indonesia, Stratifikasi sosial di Indonesia, Kondisi Masyarakat Majemuk di Indonesia, Kondisi Kehidupan beragama di Indonesia, Masalah integrasi Nasional di Indonesia, Perubahan sosial budaya di Indonesia.

Reference a.l.: Alfian (1986), Transformasi budaya dalam pembangunan nasional, Jakarta, UI Pers. Ian Graib (1984) Teori-teori sosial modern, Jakarta, Rajawali Pers. Rusadi Kantaprawira (1990), Pendekatan sistem dalam Ilmu-ilmu sosial,Bandung, Sinar Baru. Nasikun (1985), Sitem sosial Indonesia, Jakarta Rajawali pers. Astrid S. Susanto (1983), Pengantar Sosiologi dan perubahan sosial, Bandung, Binacipta. K.J. Veeger Realitas Sosial, Jakarta, Gramedia.

37. Akunting Pemerintahan : 2 sks

Tujuan:

Mahasiswa mampu memahami dan mendalami pokok-pokok akutansi pemerintahan dan mampu membedakan antara akutansi pemerintahan dan akutansi perusahaan

Topik Inti:

Latar Belakang dan Dasar Hukum Akuntansi Pemerintahan, Status Akuntansi Pemerintahan dalam pengetahuan akuntansi, Ruang lingkup akuntansi pemerintahan, Persyaratan akuntansi pemerintahan, Pengurusan keuangan Negara, Siklus anggaran Negara, Akuntansi pemerintahan di Indonesia, Akuntansi pemerintahan di Amerika Serikat, Pembukuan dana umum, Pembukuan dana khusus, Hubungan antar dana dasn Pembukuan Badan Khusus, Akuntansi untuk para bendaharawan, Ikhtisar pertanggung jawaban pengurusan dan pengawasan keuangan Negara di Indonesia

Referensi a.l. : Pengantar akuntansi Pemerintahan, Drs. Kustadi Arinta, Ak. Penerbit PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, Akuntansi Pemerintahan, Muhammad Gade, Lembaga Penerbit FE. Universitas Indonesia.

38. Asas-Asas Akuntansi : 2 sks

Tujuan:

Mahasiswa dapat memahami tentang proses penyusunan laporan keuangan perusahaan jasa dan dagang beserta pengertian-pengertian dasar yang melandasinya ; Mengetahui pengertian dasar-dasar pencatatan elemen laporan keuangan dan metode pencatatan yang bersangkutan serta konsep-konsep dasar akuntansi manajemen.

Topik Inti:Pengertian Accounting, Pihak-pihak yang memerlukan laporan keuangan, Profesi dalam bidang akuntansi, Jenis dan macam Badan Usaha, Persamaan dasar akuntansi, Business Transaction, Jurnal, Account and Their User, Recording Business Transaction, Trial Balance, Adjustment, The Work Sheet, Closing The Account, Balance Sheet, Income Statement.

Referensi a.l.: Ronald J. Fhacker, “Accounting Principles”, - Niswonger and Fess “Accounting Principles”, - Abdullah Shahab, SE AK “Teori dan Problem Accounting Principles” Penerbit SAS. Bandung

39. Pengantar Ilmu Hukum (PIH) : 2 sks

Tujuan:

Dengan mempelajari mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami kajian dalam Ilmu Hukum, Tujuan Hukum, Sumber-sumber Hukum, metode penfasiran hukum, dan klasifikasi hukum.

Topik Inti:

Mata kuliah ini mempelajari materi-materi pengantar dalam mata kuliah Ilmu Hukum, yang meliputi Pengertian Ilmu Hukum, Arti dan Tujuan Hukum, Sumber-sumber Hukum, Metode Penafsiran Hukum, Klasifikasi Hukum, Mazhab-mazhab Ilmu Pengetahuan Hukum, Penemuan Hukum, Pembidangan Ilmu Hukum, Ilmu Hukum sebagai Ilmu Kaidah Hukum, Ilmu Hukum sebagai Ilmu Pengertian Hukum, Politik Hukum di Indonesia.

Reference a.l.: Achmad Sanusi, Pengantar Ilmu Hukum dan Pengantar Tata Hukum di Indonesia, Tarsito, Bandung, 1984; Adnan Buyung Nasution, Bantuan Hukum Indonesia, LP3ES, Jakarta, 1988; C.S.T. Kansil, Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta, 1989; Ellydar Chaidir, Negara Hukum, Demokrasi, dan Konstalasi Ketatanegaraan Indonesia, Total Media, Yogyakarta, 2007; Hans Kelsen, The General Theory of Law and State, Russel and Russel, New York, 1971; Hazairin, Tujuh Serangkai tentang Hukum, Bina Aksara, Jakarta, 1981, Lili Rasjidi, Filsafat Hukum; Apakah Hukum Itu?, Remadja Rosdakarya, Bandung, 1985; Mochtar Kusumaatmadja, Konsep-konsep Hukum dalam Pembangunan, PT. Alumni, Bandung, 2006; Mochtar Kusumaatmadja, Hukum, Masyarakat, dan Pembinaan Hukum Nasional, Bina Cipta, Bandung, 2002; Otje Salman, Teori Hukum, Alumni Bandung 2005; Pipin Syarifin, Pengantar Ilmu Hukum, Pustaka Setia, Bandung, 1998; Roscoe Pound, An Introduction to The Philosophy of Law, Yalle University Press, 1954; Satjipto Rahardjo, Hukum dan Masyarakat, Angkasa, Badnung, 1981; Soedjono Dirdjosisworo, Pengantar Ilmu Hukum, CV Rajawali, Jakarta, 1984; Soerjono Soekanto, Pokok-pokok Sosiologi Hukum, PT. Rajawali, Jakarta, 2002; Soerjono Seokanto dan Purnadi Purbacaraka, Sendi-sendi Ilmu Hukum dan Tata Hukum, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 1989; Soepomo, Sistem Hukum di Indonesia, Pradnya Paramita, Jakarta, 1981; Serta sumber bacaan lain yang relevan.

40. Hukum Tata Negara (HTN) : 2 sks

Tujuan:

Setelah mempelajari mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami kajian tentang Hukum Tata Negara, baik di Indonesia maupun hukum tata negara liannya, bagimana hubungan hukum tata negara dengan ilmu pengetahuan lainnya, dan mampu memahami bagaimana perkembangan/dinamika politik terhadap perkembangan Hukum Tata Negara

Topik Inti:

Mata Kuliah ini mempelajari materi-materi yang berkaitan dengan pemahaman tentang Hukum Tata Negara, yang meliputi Pengertian Hukum Tata Negara (HTN), Obyek Kajian dan Ruang lingkup HTN, Hubungan HTN dengan Ilmu Negara, Hukum Administrasi Negara (HAN), Ilmu Politik dan Ilmu Pengetahuan lainnya. Sumber Hukum Tata Negara Indonesia, Asas-asas hukum Tata Negara Indonesia, Transformasi Politik dan Dinamika Hukum Tata Negara Indonesia, Negara dan sistem Pemerintahan, Perkembangan Demokrasi dan konstitusi di Indonesia, Pembagian Kekuasaan Negara Menurut UUD 1945, Lembaga-lembaga Negara Menurut UUD 1945, Sistem Pemerintahan Daerah di Indonesia, Negara dan warga Negara, serta membahas tentang Partai Politik dan Pemilu.

Reference a.l.: Abu Daud Busroh, Ilmu Negara, Bumi Aksara, Jakarta, 2006; Arief Budiman, Teori Negara; Negara, Kekuasaan, dan Ideologi, Gramedia, Jakarta, 2002; Bagir Manan, DPR, DPD, dan MPR dalam UUD 1945, FH UII Press, Yogyakarta, 2003; Bagir Manan, Teori dan Politik Konstitusi, FH UII Press, Yogyakarta, 2004; Bagir Manan, Konvensi Ketatanegaraan, FH UII Press, Yogyakarta, 2006; Deddy Ismatullah dan Asep A. Sahid Gatara, Ilmu Negara Mutakhir, Pustaka At-Tadbir, Bandung, 2006; Deddy Ismatullah, Gagasan Pemerintahan Modern dalam Konstitusi Madinah, Sahifa dan Katta, Bandung, 2006; Ellydar Chaidir, Negara Hukum, Demokrasi, dan Konstalasi Ketatanegaraan Indonesia, Total Media, Yogyakarta, 2007; F. Isjwara, Pengantar Ilmu Politik, Bina Cita, Bandung, 1982; Hans Kelsen, The General Theory of Law and State, Russel and Russel, New York, 1971; Hestu Cipto Handoyo, Hukum Tata Negara, Kewarganegaraan, dan Hak Asasi Manusia, Universitas Atmajaya, Yogyakarta, 2003. Jimly Asshiddiqie, Format Kelembagaan Negara dan Pergeseran Kekuasaan dalam UUD 1945, Kerjasama Mahkamah Konstitusi dan Pusat Studi HTN FH UI, 2004; Jimly Asshiddiqie, Lembaga Negara dan Sengketa Kewenangan Antar Lembaga Negara, Kerjasama KRHN dengan MKRI, Jakarta, 2005; Miriam Budiardjo, Dasar-dasar Ilmu Politik, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2002; Moh. Kusnardi dan Harmaily Ibrahim, Pengantar Hukum Tata Negara Indonesia, Pusat Studi HTN, FH UI dan CV. Sinar Bakti, Jakarta, 1988. Ni’matul Huda, Hukum Tata Negara Indonesia, PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2005. Ni’matul Huda, Lembaga Negara dalam Masa Transisi dan demokrasi, UII Press, Yogyakarta, 2007, Sobirin Malian, Gagasan Perlunya Konstitusi Baru Pengganti UUD 1945, UII Press, Yogyakarta, 2001, Sjachran Basah, Hukum Tata Negara Perbandingan, Puporis, Jakarta, 2001; Sri Soemantri, Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi, PT. Alumni, Bandung, 2006, Sri Soemantri, Lembaga-lembaga Negara Menurut UUD 1945, Alumni, Bandung, 1974, serta sumber dan bacaan lain yang relevan.

41. Hukum Konstitusi : 2 Sks

Tujuan:

Setelah mempelajari mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami pengertian tentang hukum konstitusi, bagaimana Hubungan Hukum, Negara, dengan Konstitusi, Landasan pembentukan Konstitusi suatu Negara, serta memahami perkembangan konstitusi di berabagai negara.

Topik Inti:

Mata Kuliah ini mempelajari materi-materi yang berkaitan dengan pemahaman tentang Hukum Konstitusi, yang meliputi Istilah dan Pengertian Konstitusi, Konstitusi dan Hukum Dasar, Hubungan Antara Hukum, Negara, dan Konstitusi, Landasan Pembentukan Konstitusi Suatu Negara, Materi Muatan Konstitusi, Klasifikasi Konstitusi, Asal-Usul dan Perkembangan Negara Konstitusional, Perbandingan Konstitusi di Beberapa Negara, Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi,

Reference a.l.: A.V. Dicey, Pengantar Studi Hukum Konstitusi, Nusamedia, Bandung, 2007; Bagir Manan, Pertumbuhan dan Perkembangan Konstitusi Suatu Negara, Mandar Maju, Bandung, 1995; C.F. Strong, Konstitusi-konstitusi Politik Modern, Kajian tentang Sejarah dan Bentuk-bentuk Konstitusi Dunia, Nuansa dan Nusamedia, Bandung, 2004; Deddy Ismatullah, Gagasan Pemerintahan Modern dalam Konstitusi Madinah, Sahifa dan Katta, Bandung, 2006; Hans Kelsen, The General Theory of Law and State, Russel and Russel, New York, 1971; Jimly Asshiddiqie, Konstitusi&Konstitusionalisme Indonesia, Konstitusi Press, Jakarta, 2005; Sabirin Malian, Gagasan Perlunya Konstitusi Baru Pengganti UUD 1945, UII Press, Yogyakarta, 2001; Maria Farida Indrati Soeprapto, Ilmu Perundang-undangan Dasar-dasar dan Pembentukannya, Kanisius, Yogyakarta, 1998; Moh. Mahfud MD, Politik Hukum di Indonesia, UII Press, Yogyakarta, 2001; Muhammad Tahir Azhary, Negara Hukum (Suatu Studi tentang Prinsip-prinsipya Dilihat dari Segi Hukum Islam, Implementasinya pada Periode Negara Madinah dan Masa Kini, Kencana, Jakarta, 2004; Sri Soemantri, Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi, PT. Alumni, Bandung, 2006; serta sumber dan bacaan lain yang relevan.

42. Pengantar Ilmu Ekonomi : 2 sks

Tujuan:

Memahami dan mengerti dasar-dasar Ilmu Ekonomi

Topik Inti:

Pengertian (Metodologi dan Bidang Studi Ilmu Ekonomi) dan Pokok – Pokok Permasalahan Ekonomi, Pola kegiatan suatu perekonomian, Batas Kemungkinan Produksi, Analisis Permintaan, Penawaran, dan Harga, Analisis keseimbangan pasar dan pembentukan harga, Aplikasi keseimbangan pasar, Elastisitas Permintaan dan Penawaran, Analisis Teori Perilaku Konsumen : Teori Nilai Guna (Utility), Analisis Kurva Kepuasan Sama, Teori Produksi, Struktur Pasar.

Reference a.l.: Paul A Samuelson dan William D. Nordhaus, Economics, Mc Graw-Hill International Edition, 2005, Sadono Sukirno, Mikro Ekonomi Teori Pengantar, PT Raja Grafindo Persada, 2004.

43. Metode Penelitian Sosial : 2 sks

Tujuan :

Setelah mempelajari mata kuliah ini, mahasiswa harus mampu menjelaskan dan menyebutkan beberapa metode dan tehnik penelitian. Mahasiswa mampu untuk menggunakan beberapa metode dan tehnik penelitian dalam pengumpulan data, pengolahan data serta penganalisaan.

Topik Inti

Perkenalan dan penjelasan umum kuliah, termasuk filsafat ilmu yang mengakibatkan perlunya memahami metode penelitian, penjelasan pengertian dan fungsi penelitian serta macam-macam metode penelitian, membahas tentang kebenaran ilmiah, prosedur penelitian serta rancangan penelitian, menjelaskan berbagai aspek yang berkaitan dengan perencanaan penelitian, membahas tentang populasi yang menjadi sasaran penelitian, menjelaskan tentang strategi pengumpulan data dan instrumen penelitian, menjelaskan tentang penggunaan daftar pertanyaan, menjelaskan tentang pengumpulan data melalui observasi wawancara, membahas tentang pengolahan data serta macam-macam pengolahan data, proses pengolahan data, membahas tentang penulisan atau penyajian laporan penelitian tentang teknik penulisan laporan penelitian.

Reference a.l.: Soetrisno Hadi, 1982 , Metodologi Research, Yogyakarta : Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Kuntjaraningrat, 1983, Metode-Metode Penelitian Masyarakat, Jakarta : Gramedia, Kerlinger, Fred N.,1973, Foundations of Behavioral Research, London : Holt Renebart and Winston. Winarno Surachman, 1975, Dasar dan Tehnik Research, Pengantar Metodologi Ilmiah, Bandung Tarsito.

44. Pengantar Ilmu Administrasi Negara : 2 sks

Tujuan :

Setelah mempelajari mata kuliah ini, mahasiswa harus mampu mengetahui dan memahami kerangka pemikiran kesejahteraan sosial, mengetahui dan memahami pekerjaan sosial dan menjelaskan keterkaitan antara kesejahteraan sosial dan landasan filosofis kesejahteraan sosial.

Topik Inti :

Sejarah perkembangan dan ruang lingkup, dan konsep dasar dan landasan filosofis kesejahteraan sosial, Hubungan antara kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial dan landasan filosofis kesejahteraan sosial, praktek pekerjaan sosial atau proses penanganan masalah dalam pekerjaan sosial, bidang garapan atau kajian kesejahteraan sosial, prinsip-prinsip dan elemen profesi pekerjaan sosial, kesejahteraan sosial, pekerjaan sosial dan program-program usaha kesejahteraan di Indonesia.

Reference a.l.: Dwight Waldo, 1926, Introduction to The Study of Public Administrations. Dimock & Dimock, 1963, Administrasi Negara. J.F. Pfiffner, 1953, Public Adminstration. Nickolas Henry, 1987, Public Affair in Public Administration. Jefferson Phd, The New Public Administration. Thoha Miftah, Drs, MPH, 1984, Dimensi-dimensi Prima Ilmu Administrasi Negara. Shuterland, Management Hand Book For Public Administration. Gerald E Coiden, 1982, Public Administration. Nigro & Nigro, 1980, Modern Public Administration. Hick & Gullet, 1983, Organization Theory and Behavior, T th. Printing International Student, Tokyo. Sutarto, 1983, Dasar-Dasar Organisasi. Shofritz & Steven Ott, 1984, Classic of Organ Theory.

45. Sistem Hukum Indonesia : 2 sks

Tujuan :

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan dapat merumuskan dengan menggunakan kata-kata sendiri, definisi dari Hukum Positif dan Hukum Positif Indonesia, Merumuskan definisi dari kelompok-kelompok hukum Positif tertentu, menjelaskan fungsi-fungsi dari lembaga-lembaga Negara dan Badan-Badan pemerintahan, berdasarkan Hukum Positif Indonesia, Menjelaskan mana saja yang termasuk wilayah Negara Indonesia, atau dapat menerangkan mengenai studi wilayah Negara Indonesia, Membeda-bedakan Fungsi Negara, Fungsi Pemerintahan dan Fungsi Administrasi Negara, Menjelaskan adanya hubungan fungsional antara Negara, Pemerintahan dan Administrasi Negara, Membeda-bedakan antar keputusan yang bersifat Peraturan dan bersifat Ketetapan, Menjelaskan tentang Susunan Hukum Positif suatu Negara dan hubungan norma hukum positif yang satu dengan yang lainnya dalam satu kelompok hukum positif tertentu, Menjelaskan Triangle System Theory dari Sistem Ketatanegaraan suatu bangsa, Menjelaskan mengenai Budaya Hukum yang dikaitkan konsep-konsep kesadaran hukum, moral dan pentahapan kesadaran moral, Menganalisa dan memecahkan masalah hukum berdasarkan hasil studi Sistem Hukum Indonesia, Membuat diagram-diagram dari suatu topik materi perkuliahan.

Topik Inti :

Fungsi Pancasila : a. Sebagai dasar negara, b, sebagai pandangan hidup bangsa, c, sebagai kaidah dasar yang menurunkan 36 kaidah Pancasila, Sejarah terbentuknya negara, Sistem ketatanegaraan suatu bangsa, Triangle System Theory, Pengertian dan fungsi Negara, Pemerintahan dan Administrasi Negara, Adanya hubungan fungsional antara Negara, Pemerintah dan Administrasi Negara. Pengertian Hukum Positif dan Hukum Positif Indonesia serta studi mengenai wilayah hukum negara Indonesia. Studi sistem dan Sistem Hukum dengan ketiga komponen sistemnya. Pembahasan komponen sistem hukum positif Indonesia: a. Komponen Struktural; adanya lembaga-lembaga dan Badan-badan Pemerintahan yang membentuk hukum, Badan-badan Pemerintah penegak hukum dan yang memaksakan berlakunya hukum serta Badan-badan Kehakiman yang menyelesaikan sengketa hukum, b. Komponen Substantif, produk-produk hukum dari lembaga Negara dan Badan-badan Pemerintahan, c. Budaya hukum, halhal yang berkaitan dengan ketaatan atau kepatuhan masyarakat kepada hukum yang berlaku. Pembahasan bagian-bagian hukum dari hukum positif Indonesia : a. Hukum Adat dan Hukum Kebiasaan, b. Hukum Perdata Eropa, c. Hukum Pidana, d. Hukum Tata Negara, e. Hukum Administrasi Negara, f. Hukum Internasional.

Reference a.l.: Winardi, Dr, SE, 1980 ; Pengantar Tentang Teori Sistem dan Analisa Sistem. E. Utrecht/Saleh Djindang Moh, SH. Pengantar Dalam Hukum, Soepomo, R. Prof. Dr. Mr.,Bab Tentang Hukum Adat. Starke, J.G.An Introduction to International Law, Prins W. F. Inleiding van het Administratief Recht van Indonesia, Dimock & Dimock, Administrasi Negara, Koentjaraningrat, Kebudayaan Mentalitet dan Pembangunan.

46. Otonomi Daerah Dan Desentralisasi : 2 sks

Tujuan:

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menguraikan, menjelaskan dan memahami konsep-konsep dan perkembangan otonomi daerah dan desentralisasi

Topik Inti

Urgensi pelaksanaan Otda & Desentralisasi, Konsep dan Pengertian Otda & Desentralisasi, Perkembangan Otda, Kebijakan & Strategi Pelaksanaan Otda, Desentralisasi Kewenangan, Penataan Kelembagaan Daerah, Sumber-Sumber Pendapatan Daerah, Manajemen Pengelolaan Sumber Pendapatan Daerah, Akuntabilitas & Responsibiltas Pemerintah Daerah, Good Government & Reinventing Governance, Kinerja Birokrasi Pemerintah, Digitalisasi Pemerintah Daerah, Partisipasi Publik Dalam Pelaksanaan Otda.

Reference a.l.: HAM., Widjaja: Otonomi Daerah & Daerah Otonom, Syamsudin Haris : Desentralisasi & Otonomi Daerah, Masdiasmo : Otonomi & Manajemen Keuangan Daerah, Khairul Muluk : Desentralisasi & Pemerintahan Daerah, Cheema & Rondinelli : ecentralization & Development, Joko Widodo: Membangun Birokrasi Berbasis Kinerja, Agung Kurniawan : Trasformasi Pelayanan Publik, M. Safar Nasir dkk: Pengukuran Kinerja Pemerintah Daerah, Yeremias T. Keban : Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik, Baban Sobandi dkk: Desentralisasi & Tuntutan Penataan Kelembagaan Daerah, Lijan Poltak Sinambela: Reformasi Pelayanan Publik, David Osborne & Gabler : Reinventing Government

47. Administrasi Kepegawaian Indonesia : 2 sks

Tujuan :

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menguraikan, menjelaskan dan memahami sistem kepegawaian (PNS) di Indonesia

Topik Inti :

Pengertian, kedudukan, kewajiban dan hak PNS, Perencanaan Pegawai (PNS), Pengadaan Pegawai, Pembinaan & Pengembangan, Kualitas Pegawai, Pengangkatan & Pemindahan Pegawai, Penilaian Pegawai, Promosi Pegawai, Penggajian, Kesejahteraan pegawai, Pemberhentian Pegawai, Etika Pegawai (PNS), Sistem Informasi Manajemen, Penyelesaian Sengketa & Pembinaan di LuarKedinasan.

Reference a.l.: LAN-RI : Sistem Adminitrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia, Miftah Thoha : Manajemen Kepegawaian Sipil di Indonesia, Nainggolan : Pembinaan PNS, Komarudin : Manajemen Kantor, A.W. Widjaja : Etika Administrasi Negara, Moekijat : Kamus Aministrasi Kepegawaian Indonesia

48. Pengantar Statistik Sosial : 2 sks

Tujuan :

Mahasiswa diharapkan dapat mengerti, memahami, dan mampu menerapkan ilmu statistika pengantar dalam memecahkan berbagai permasalahan nyata yang dihadapi.

Topik Inti :

Pengertian dan penggunaan statistika, Jenis-jenis statistika, Jenis-jenis data, Metode pengumpulan data, Populasi dan sample, Skala pengukuran, Alat bantu komputer (MS Excell dan SPSS), Penyajian data dengan tabel dan grafik/diagram (diagram batang, diagram lingkaran, dan diagram garis), Arti tabel (tabel klasifikasi tunggal dan tabel klasifikasi banyak), Arti / definisi Tabel Distribusi Frekuensi Tahap-tahap penyusunan Table Distribusi Frekuensi dengan menggunakan Aturan Sturges Penyajian data dengan Tabel Distribusi Frekuensi Penyajian data dengan Histogram, Poligon, dan Kurva Ogif, Rata-rata hitung (populasi dan sample) untuk data tidak berkelompok, Rata-rata hitung untuk data berkelompok, Median, Modus, Ukuran letak (kuartil, desil, dan persentil), Simpangan Baku, Varians, Koefisen Variasi, Skewness (Ukuran Kemiringan), Kurtosis ( Ukuran Keruncingan, Angka Indes Harga Sederhana Meliputi Angka Indeks Harga Relatif Sederhana Dan Angka Indeks Harga Agregat Sederhana, Angka Indeks Harga Tertimbang meliputi perumusan: Laspeyres, Paasche, Fisher, Drobisch, dan Marshall-Edgeworth, Membuat Persamaan Trend menggunakan Analisis Trend dengan : Metode kuadrat terkecil Metode setengah rata-rata, Melakukan peramalan kondisi mendatang dengan Persamaan Trend tersebut, Membuat persamaan regresi dengan menggunakan Metode Kuadrat terkecil, dan Metode Product Moment, Membuat Analisis Korelasi dengan menggunakan Metode Kuadrat Terkecil, Metode Pearson (cara Least Square), dan Metode Koefisien Korelasi Rank, Pengertian probabilitas, Peristiwa dan kejadian bersama, Probabilitas bersyarat, Distribusi Probabilitas Binomial, Distribusi Probabilitas Normal, Distribusi Probabilitas Poisson.

Reference a.l.: Sudjana, Statistika untuk Ekonomi dan Niaga, Tarsito, Bandung, 1993. Pengantar Metode Statistika, Anton Dajan, LP3ES, 1986. Suharyadi dan Purwanto, Statistika Untuk ekonomi dan Keuangan Modern, Andi Yogyakarta. 2004. Purbayu Budi Santosa dsan Ashari, Analisa Statistika dengan Microsoft Excel dan SPSS, Salemba Empat 2005.

49. Statistik Terapan : 2 sks

Tujuan :

Mahasiswa Diharapkan Dapat Mengerti, Memahami, Dan Mampu Menerapkan Makna Statistika Terapan Dalam Memecahkan Berbagai Permasalahan Yang Dihadapi Sehari-Hari

Topik Inti :

Pengertian Distribusi Kemungkinan Teoritis , Variabel Random Diskrit dan Variabel Random Kontinue, Distribusi Probabilitas Binomial, Distribusi Probabilitas Multinomial, Distribusi Probabilitas Normal, Distribusi Probabilitas Poisson, Pengertian Distribusi Sampling, Metode Sampling, Distribusi Sampling Rata-Rata, Distribusi Sampling Proporsi, Distribusi Sampling Selisih Rata-Rata, Penaksiran Selisih Proporsi, Pendahuluan, Penaksiran Rata-Rata, Penaksiran Proporsi, Penaksiran Selisih Rata-Rata, Penaksiran Selisih Proporsi, Pendahuluan, Hipotesa Nol (Ho), Hipotesa Alternatif (Ha), Pelaksanaan Pengujian, Pendahuluan, Menaksir Simpangan Baku, Menguji Simpangan Baku, Uji Chi-kuadrat untuk data multinomial, Uji Independen antara dua factor, Koefisien Kontingensi, Pendahuluan, Aplikasi Dengan MS Excell untuk menghitung Koefisien Regresi Berganda, Koefisien Determinasi, Korelasi Berganda, dan Parsial, Regresi Berganda Dalam Ekonomi Keuangan

Reference a.l.: Sudjana, Statistika untuk Ekonomi dan Niaga, Tarsito, Bandung, 1993. Pengantar Metode Statistika, Anton Dajan, LP3ES, 1986. Suharyadi dan Purwanto, Statistika Untuk ekonomi dan Keuangan Modern, Andi Yogyakarta. 2004. Purbayu Budi Santosa dsan Ashari, Analisa Statistika dengan Microsoft Excel dan SPSS, Salemba Empat 2005.

DISTRIBUSI MATA KULIAH

JURUSAN ADMINISTRASI NEGARA

FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM

UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

SEMESTER I

NO

MATA KULIAH

SKS

1

Bahasa Indonesia

2

2

Bahasa Inggris

2

3

PPKN

2

4

IAD

2

5

Pengantar Ilmu Politik

2

6

Asas-asas Manajemen

2

7

Pengantar Sosiologi Antropologi

2

8

Pengantar Ilmu Administrasi

2

9

Qur’an Hadits

2

10

Aqidah Akhlak

2

11

Bahasa Arab

2

Jumlah sks

22

SEMESTER II

NO

MATA KULIAH

SKS

1

Pengantar Ilmu Adminsitrasi Negara

3

2

Sistem Sosial Budaya Indonesia

2

3

Fiqh/Ushul Fiqh

2

4

Pengantar Ilmu Ekonomi

2

5

Pengantar Statistik Sosial

2

6

PIH

2

7

Asas-asas Akuntansi

2

8

Psikologi Sosial

2

9

Filsafat Ilmu

2

10

Hukum Administrasi Pemerintahan Daerah

2

11

Sistem Politik Indonesia

2

Jumlah sks

23

SEMESTER III

NO

MATA KULIAH

SKS

1

Perilaku Organisasi

2

2

Sisologi Politik

2

3

Hukum Konstitusi

2

4

Sistem Ekonomi Indonesia

2

5

Teori Administrasi Negara Indonesia

3

6

Hukum Tata Negara

2

7

Organisasi dan Manajemen

3

8

Etika Administrasi

2

9

Sistem Informasi Manajemen

2

10

Statistik Terapan

2

11

Sistem Hukum Indonesia

2

Jumlah sks

24

SEMESTER IV

NO

MATA KULIAH

SKS

1

Sistem Administrasi Negara Indonesia

3

2

Ekologi Administrasi

2

3

Hukum Administrasi dan Wewenang

2

4

Hukum Konstitusi

2

5

Teori Perencanaan dan Pengendalian

2

6

Metode Penelitian Sosial

2

7

Komunikasi dan Publik Relation

2

8

Kepemimpinan

2

9

Manajemen SDM

2

10

Administrasi Keuangan Negara

2

Jumlah sks

21

SEMESTER V

NO

MATA KULIAH

SKS

1

Administrasi Perpajakan

2

2

Administrasi Usaha Negara

2

3

Perbandingan Administrasi Negara

2

4

Akunting Pemerintahan

2

5

Metodologi Penelitian Administrasi

3

6

Administrasi Pembangunan

2

7

Otonomi Daerah (OTDA) dan Desentralisasi

2

8

Teori Perencanaan Pembangunan

2

9

Manajemen Perkantoran

2

10

Administrasi Kepegawaian Indonesia

2

11

Perencanaan Wilayah

2

Jumlah sks

23

SEMESTER VI

NO

MATA KULIAH

SKS

1

Kebijakan Publik

3

2

Pengembangan Organisasi

2

3

Human Relation dalam Organisasi

2

4

Teknologi Administrasi

2

5

Kapita Selekta Administrasi Negara

2

6

Organisasi dan Administrasi Internasional

2

7

Planning, Programing & Budgeting System

2

8

Pemikiran Politik Islam

2

9

Dinamika Pembangunan Ekonomi

2

Jumlah sks

19

SEMESTER VII

NO

MATA KULIAH

SKS

1

Hak Azasi Manusia

2

2

Riset dan Praktek Administrasi

2

3

Administrasi Kelembagaan Islam

2

4

Filsafat Politik

4

5

Manajemen Strategik

2

6

KKN

2

Jumlah sks

14

SEMESTER VIII

NO

MATA KULIAH

SKS

1

Ujian Komprehensif

2

2

Skripsi

4

Jumlah sks

6

0 komentar:

Poskan Komentar